LOGO

Written by Staff IT PA rengat on . Hits: 14

DISKUSI HUKUM   KETIGA PA. RENGAT

(Seputar Masalah Surat Kuasa)

fhoto 1 diskudi

(Rengat/18/10/2019) Setelah tertunda beberapa minggu mengingat banyak aktivitas yang dilakukan, segenap pegawai Pengadilan Agama Rengat kembali menggelar diskusi hukum yang ketiga dalam rangka memperkaya wawasan dalam menjalankan tugas yudisial . Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jum’at Minggu ketiga setiap bulan diikuti oleh Ketua Drs. Syarkasyi, M.H. Wakil Ketua Drs. H. Ribat, S.H.,M.H para Hakim, Panitera, Sekretaris dan seluruh pejabat structural dan fungsional serta tenaga honorer PA. Rengat,   bertempat di ruang Sidang Utama Pengadilan Agama Rengat.

Kegiatan diskusi di mulai   pukul 09.00 s/d 11.00 wib dengan nara sumber hakim senior Ibu Dra. Murawati, M.A. dan Key Note Speaker adalah Ketua Pengadilan Agama Rengat Drs. Syarkasyi, M.A.

Dalam makalahnya, narasumber menjelaskan berbagai masalah yang terdapat di dalam surat kuasa, meliputi aspek formil dan materi. Diantara permasalahan formil yang sering muncul adalah sering dokumen kuasa tidak lengkap, seperti berita acara sumpah yang asli tidak diperlihatkan didepan sidang, Kartu Tanda Anggta (KTA) Advokat yang sudah habis masa berlakunya, begitu juga surat kuasa terkadang tidak ditanda tangani, atau tanggal pembuatannya tidak ada dicantumkan, dan tidak ada materi, kalaupun pakai materai terkadang tidak dibuat tanggal dalam materai atau tanda tangan pihak tidak mengenai materai. Paparnya.

Hal lain yang sering muncul dalam meteri surat kuasa tidak memuat hal-hal secara rinci, banyak surat kuasa khusus dibuat kuasa dalam bentuk blanko yang sudah jadi, sehingga apa saja kepentingan klaennya tidak tertampung dalam surat kuasa, bahkan banyak juga ditemui keterkaitan antara instansi seperti kepolisian atau kejaksaan masuk dalam materi surat kuasa. Tentunya majelis hakim dalam hal ini harus betul-betul teliti dan cermat, membaca secara detail termasuk diantaranya pemberian kuasa substitusi.

Begitu juga menyangkut surat kuasa insidentil, secara normative SEMA/TUADA MARI ULDITUN No. MA/Kumdil/8810/IX/1987antara lain hanya memboleh isteri dan suami, anak dan orang tua dari suami isteri tersebut sampai derajat ketiga, begitu juga harus memenuhi syarat yaitu bukan Pengacara/advokat, tidak mendapat bayaran dan menjadi kuasa insidentitil sekali dalam tahun yang bersangkutan, tandasnya.

fhoto 2 diskusi

                   Masalah Kuasa Istimewa.

Selain surat Kuasa Umum, Surat Kuasa Khusus, ada lagi surat kuasa Istimewa yaitu kuasa yang diberikan oleh pemberi kuasa untuk melakukan tindakan tertentu yang sangat penting yang tidak bias dikuasakan dengan kuasa umum atau kuasa khusus, dalam artian bahwa tindakan hukum hanya bisa dilakukan sendiri oleh pemberi kuasa akan tetapi situasi yang mendesak maka bisa dikuasakan dengan menggunakan kuasa istimewa. Dalam prakteknya di Pengadilan Agama, surat kuasa istimewa ini banyak di peruntukkan untuk pengucapan ikrar talak atau sumpah penentu (desesoir eed) atau sumpah tambahan (suplatoir eed).

            Dalam salah satu sesi tanya jawab, seorang penanya Drs H. Nur Al-jumat,S.H.,M.H (hakim Senior PA Rengat) mempersoalkan tentang bentuk kuasa pada proses mediasi, apakah kuasa dalam proses mediasi dalam bentuk kuasa istimewa atau kuasa khusu ? sementara dalam ketentuan PERMA N0.1 Tahun 2016 Pasal 18 ayat 3 dijelaskan bahwa ‘ dalam hal para pihak berhalangan hadir sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (1), kuasa hukum dapat mewakili para pihak untuk melakukan mediasi dengan menunjukkan surat kuasa khusus yang memuat kewenangan untuk mengambil putusan.

            Ketua Pengadilan Agama Rengat Drs. Syarkasyi, M.H selaku Key Note Speaker menguraikan bahwa persoalan tersebut, dapat dipahami bahwa kuasa dalam proses mediasi secara substansi bukan merupakan kuasa khusus karena bila bersifat kuasa khusus, ia tak ubahnya seperti surat kuasa mengenai suatu kepentingan tertentu atau lebih atau secara umum yaitu meliputi segala kepentingan pemberi kuasa. Surat kuasa istimewa diberikan karena kondisi yang sulit atau darurat seperti sedang sakit atau sedang berada di luar negeri dan sebagainya. Oleh karenanya saya lebih cendrung berpendapat bahwa kuasa dalam proses mediasi merupakan kuasa istimewa, jawabnya tegas.

Tanpa terasa diskusi berjalan mengalir, dan semua peserta merasakan mamfaat Diskusi hukum yang ketiga ini, dan insyallah segala hasil diskusi ini akan kita sosialisasikan dan akan kita jalankan sesuai dengan ketentuan berlaku. ungkap Drs. H. Ribat, S.H. M.H. Wakil Ketua Pengadilan Agama Rengat. Sukses (by RR);

 

Add comment


Security code
Refresh

ALUR ADMINISTRASI PERKARA SECARA ELEKTRONIK ( E-Court )

Banner E Court 1 Banner E Court 2 Banner E Court 4 Banner E Court 33

APLIKASI PENDUKUNG LAINYA 

pengaduan simari komdanas sipp direktori
sikep abs lpse jdih perpus

 

Hubungi Kami

PENGADILAN AGAMA RENGAT KELAS IB

Jl. Batu Canai No 17 Pematang Reba, Rengat Barat

Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau ( 29351 )

TELP : (0769) 341102 - FAX : (0769) 341102 ) 

Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Tautan Aplikasi

SIPP

Komdanas

SIKEP

SIMARI

LPSE

Pengadilan Agama Rengat @2018